Demo portal berita · Versi 3: Majalah

Warta Pandalungan

Edisi 12 Pekan ini

Ilustrasi sampul edisi 12: jembatan jalur selatan.
Cerita sampul · Daerah

Menunggu jembatan selesai

Tiga bulan pengerjaan, satu jalur pengalihan, dan puluhan warung yang sepi. Kami menyusuri jalur selatan dari sisi yang jarang diberitakan: dapur-dapur pedagangnya.

Tim Redaksi
Laporan lapangan · 12 menit baca

Baca cerita sampul

Yang perlu dibaca pekan ini

Arsip edisi
  1. Ekonomi

    Harga cabai rawit turun tipis, pedagang pasar tradisional lega

    Pasokan dari petani dataran tinggi mulai normal setelah tiga pekan tersendat.

    3 jam lalu

  2. Olahraga

    Futsal pelajar Jember tembus final provinsi, laga puncak Sabtu

    Menang adu penalti 4-3 di semifinal; lawan dari Malang sudah menunggu.

    5 jam lalu

  3. Budaya

    Festival kopi rakyat: 40 penjaja, dua hari, satu alun-alun

    Petani kopi lereng gunung menjual langsung tanpa perantara.

    Kemarin

  4. Daerah

    Perpustakaan keliling jangkau tiga kecamatan pelosok tiap pekan

    Satu mobil, 900 buku, dan relawan pembaca dongeng.

    Kemarin

  5. Daerah

    Irigasi tersier diperbaiki, 120 hektare sawah kembali terairi

    Petani sempat menunda tanam dua bulan karena saluran tersumbat longsoran.

    2 hari lalu

  6. Ekonomi

    Nelayan pesisir selatan mulai pakai es balok bersubsidi koperasi

    Harga es turun sepertiga; ikan bertahan sehari lebih lama sampai ke pasar.

    2 hari lalu

Laporan panjang

Kopi rakyat laku di festival. Lalu ke mana sesudahnya?

Dua hari festival menjual habis 1,2 ton kopi. Tapi 363 hari sisanya, petani lereng gunung tetap bergantung pada tengkulak yang sama. Kami mengikuti satu karung kopi dari kebun sampai cangkir.

“Festival itu seperti hari raya. Sehari kenyang, setahun lapar.”Petani kopi, Silo

Baca laporannya
Esai visual

Pagi di pasar yang buka pukul empat

Sejak jam buka dimajukan, pasar pagi desa punya dua jam yang dulu tidak ada. Kami memotretnya sebelum matahari.

04.10Tenda pertama berdiri; lampu dari genset tetangga.
04.40Sayur masih basah embun, belum ada yang layu.
05.15Pembeli pertama: ibu-ibu warung nasi.
05.50Matahari naik; dagangan sudah tinggal separuh.

Ringkas

Kolom

Satu edisi tiap pekan, bukan tiap jam.

Kami tidak mengejar cepat. Tiap Jumat sore: satu cerita sampul, lima bacaan pilihan, satu esai visual.

Halaman demo — formulir ini tidak mengirim data ke mana pun.